Tampan dalam kesederhanaannya...
seperti itu gambaranmu dimataku..
Tuhan sangat baik, mempertemukanku denganmu...
menumbuhkan cinta dihatiku dan dihatimu...
dulu...

Semakin mendekatkan diri pada Tuhan, semakin tampan...
seperti itu gambaranmu dimataku...
Tuhan sangat menyayangiku, mengabulkan doaku yang sempat sudah terlupa...
melihatmu semakin mencintai-Nya...
kini....

Nikmat bukan, hidayah-Nya?
aku rasa aku mendapatkannya saat aku kehilanganmu...
hingga diam-diam, meski aku menangis, meski aku sangat merindukanmu, meski aku tetap mencintaimu, hatiku bersyukur kita putus..
dan berharap suatu hari kau juga menikmatinya...
sekarang jelas, aku boleh GR bahwa salah satu doa ku telah dikabulkan, bukan?

Jadi meski kita seperti ini sekarang...
aku dengan rasa cintaku yang tak pernah padam untukmu...
dan kamu yang mungkin telah benar-benar kehilangan rasamu padaku...
aku merindukanmu, tapi juga mencintai kita yang sekarang..

Cinta ini akan tetap ada...
selama Sang Maha Cinta menginginkannya tetap ada...


Untukmu, Ayah Ibu...

Maafkanlah anakmu ini, yang masih saja selalu menyusahkanmu...
Yang masih sering lupa menjaga kata-kata dan sikapnya agar tidak menyakitimu...
Yang masih suka menuntut segala macam hal padamu..
Maafkan aku Ayah... Maafkan aku Ibu...
Sesungguhnya ada rasa sangat berdosa dan sesal yang menghimpit tiap kali aku menyadarinya...
Semakin menyesakkan karena aku menyadari seharusnya aku tak perlu merasakan sesal itu jika aku adalah anak yang baik...
Maafkan anakmu....

Terima kasih Ayah, terima kasih Ibu...
Kasihmu begitu nyata terpancar dalam tatapanmu....
Pelukmu selalu nyaman menghilangkan segala gundahku...
Begitu menggetarkan hati...
Segala jerih payah, keringat, air mata, doa, semangat, dan nasihat...
dengan apa sanggup ku balas?
Tak ada....

Maka aku berhutang padamu, Ayah dan Ibu ku sayang...
I owe you happiness for the rest of your life.

Mohon doa dan restu mu, Ayah dan Ibu ku sayang...
Semoga Allah selalu menuntun jalanku, agar sanggup kubayarkan hutangku padamu...
Terus doakan anakmu ini, agar di akhirat kelak pun, aku mampu menjadi salah satu alasan sehingga Allah menghadiahkan Surga-Nya pada kalian...

I love you, Dad.... I love you, Mom...
Kalian adalah anugerah terindah yang ku miliki...


Back to Home Back to Top Believer of Believing... Theme ligneous by pure-essence.net. Bloggerized by Chica Blogger | Make Money Online.