Kamar koas mata RSWS
Jumat, 28 November 2014

Sayang, aku rindu...
Tapi aku enggan menghubungi mu..
Takut mengganggu..
Lagi pula, rasa-rasanya hampir tiap saat aku merindu.
Jika tiap aku  rindu aku menghubungi mu, aku takut kamu akan merasa bosan hingga  'enek' dengan keberadaan ku..

Sayang, ini lah yang ku maksud dengan keburukan ku dalam mencintai..
Saat cinta ku makin dalam, bagi ku kamu akan menjadi separuh dari diriku..
Yang setiap saat ku butuhkan, setiap saat ku cari, setiap saat ku inginkan.
Rasanya aku tak utuh tanpa keberadaanmu..

Aku seperti orang yang berjalan, kadang berlari, di gurun pasir
Dan kau adalah air dingin yang saking segarnya menimbulkan titik-titik embun di bening gelasnya.
Aku membutuhkan mu. Aku menginginkanmu.
Walau keberadaan mu hanya  dalam bentuk sepotong teks, atau semenit percakapan telepon.

Sayang, aku rindu...
Maaf jika aku berlebihan.
Aku juga tidak mengerti kenapa seperti ini..
Tapi aku berusaha dengan segala mampu ku untuk menjinakkannya..

Sayang, saat ini aku rindu...
Kamu?

Back to Home Back to Top Believer of Believing... Theme ligneous by pure-essence.net. Bloggerized by Chica Blogger | Make Money Online.