5 September 2012

Saya bahkan sudah lupa dengan ulang tahun saya yang sudah lewat waktu itu...
Then my best galz comin' and bring me a cute surprise!!!
hahahahha...

Allah memang Maha Hebat dalam menngatur semuanya...

Pagi itu saya sudah berencana pergi, dan mereka nyaris tidak sempat menemui ku di rumah....
Mereka datang, dengan "birthday cake" dari tumpukan pukis yang dihiasi dengan lilin merah !!!
hhahahhah...


Mereka kemudian mengajak (sedikit memaksa) untuk pergi ke Tanjung Bunga...
Yah, terpaksa membatalkan janji yang tadinya sudah akan saya penuhi...
demi mereka... :)

Dan disana saya mendapatkan my real surprise....
mereka membawakan (dengan penuh perjuangan) saya hadiah yang sangat saya dambakan...
Him... the one that i've missed so much for a long time.. andi surya anugrah...

They success on made my day....

That was the best moment i ever had...

My friends with their love, and my beloved one as a present....
Perfect, right?
:)

So, thanks so much God, for putting 'em on my life....
I'm so blessed...
Alhamdulillah....


Long time not posting anything...
Till now, I'm back with my heart full of happiness...
^___________________^

Don't know what the reason, but i really am happy right now...
I believe, this is the result of the process i've been through for a loooong.long time....
And I hope, this feeling can stay for a long time too... :)

You know that feeling, when you just feeling happy?
don't need any reason...
You just... HAPPY.. :)

I am...

I'm feeling free...
My heart is full of flowers... - who care where's the flowers come from?
hahahah....
I can enjoy the music....
I can smile, for... anything! whatever....
hahahah.....
Even i enjoy my-self time- (don't wanna call it a lonliness) HAHAHAHAH !!!!!

So, that's it... That's all...
I'm happy...
and I AM REALLY HAPPY THAT I"M HAPPY!

next time, i'll share some from my draft box..
they've been there for at least 3 months...

and maybe i'll share the reason why i can feel this happy right now...
if i found the reason why... ;)
Hay dear...
It's my birthday today... :')
Dan sepotong pun ucapan selamat darimu tak ku peroleh....
Sudah sejauh itu kau melupakanku.... :')

Jauh hari sebelumnya, aku selalu mengingatkan diriku untuk tidak berharap...
Tidak berharap apapun itu darimu... Bahkan hal sekecil ucapan selamat melalui sms pun, aku selalu mengingatkan diriku untuk tidak mengharapkannya...
Tapi aku tahu, diam-diam hatiku selalu berharap...

Semalam aku menangis, my dear....
Entah mengapa.. Aku merasa sangat-sangat sedih... Sangat-sangat sepi... Sangat-sangat sendiri...
Dan air mata itu, tak henti-hentinya mengalir..
Mungkin sebenarnya hatiku mulai menyadari, betapa besar rasa kecewa yang akan ku tanggung di hari ulang tahunku ini...
Mungkin sebenarnya hatiku masih terus berharap kau akan memberiku ucapan selamat...
mungkin hatiku terbagi dan berusaha saling mengingkari..
Satu sisi berusaha untuk tidak berharap, di sisi lain benar-benar sangat berharap...

Aku tahu, sebesar apapun usahaku untuk tidak berharap, nyatanya hatiku terlalu senang berharap...
Buktinya, pagi ini aku bangun dengan sangat bersemangat, membersihkan setiap senti kamarku, kamar mandi, dan sekarang, aku sudah memakai baju tidur terbaruku...
Kalau-kalau kau tiba-tiba datang, seperti kawan-kawan utusanmu tahun kemarin....
Aku seperti seorang pengantin yang mempersiapkan dirinya, berdandan sedemikian rupa, dan menanti
kekasihnya datang dengan setia...
Tapi ternyata ia tak pernah datang...

Harusnya aku berhenti berharap sejak awal....
namun tetap saja, sampai saat aku bercerita ini semua pun, aku masih berharap kau akan datang....
keras kepala sekali hatiku ya, my dear.... :')

Sekeras apapun aku berusaha tidak berharap, ia pasti akan berharap diam-diam...
dan harapan ini akan terus menggantung dilangit-langit hati dan pikiranku...
menanti kedatangan, atau sekedar ucapan darimu....
mungkin hingga aku terlelap... mungkin akan terbawa ke dalam mimpiku malam ini...

seperti yang terjadi kemarin malam...
aku baru ingat sekarang...

Semalam. aku memimpikanmu, my dear....
Saking aku mengharapkan kau datang hari ini...
Kau hadir disana... di mimpiku...
kau tersenyum padaku, dan sepertinya berusaha menenangkanku....

Ah, seharusnya aku sudah bersyukur...
Kau sudah menghampiriku dalam mimpi...
Harusnya itu sudah sangat cukup...
:')
Terima kasih banyak, my dear...
Terima kasih... :)

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Aku terbangun. Tadinya aku tertidur setelah mendoakanmu...
Dalam tidurku tadi, aku sedang bermimpi indah.. dan ternyata saat bangun aku mendapatkan sesuatu yang sangat indah..

Aku memeriksa blackberryku..
ada beberapa BBM dan Twitter yang masuk...
Malas-malasan aku mengeceknya...
Masih beberapa ucapan selamat di BBM...
dan di twitter... ternyata ada mention darimu !!!!

Happy Milad ya, Semoga jadi dokter yg berguna bagi nusa, bangsa dan keluarga :D . diberi kesehatan dan kemudahan selalu  :) 

Demikian ucapmu...
Kau tahu? Aku sangaaat senang menerimanya...
Terima kasih, my dear....

Kamu adalah orang terakhir yang mengucapkan selamat ulang tahun untukku di hari ulang tahunku...
Harusnya aku tidak terlalu terburu-buru kecewa dan berprasangka padamu...
Harusnya aku ingat kepribadianmu yang unik dan selalu membuatku rindu...
Ya.. kamu seperti itu, daripada memberi ucapan paling awal, kamu akan lebih memilih menjadi yang terakhir mengucapkannya...
Kamu tahu, aku akan sangat menantikanmu, dan kamu senang menikmati membayangkan aku kecewa...
Ya, itu adalah caramu memberi sedikit "surprise"
Itu adalah caramu untuk menjadi lebih spesial...

Dan ya!
Kamu spesial, my dear....
Kamu selalu sangat spesial bagiku...

Terima kasih banyak....
Aku sangat merindukanmu... :')
Love you, lelaki spesialku... :)
Once upon a time..
Seorang lelaki yang sangat dicintai oleh seorang wanita akan berulang tahun..
Sejak lelaki tersebut menjadi orang yang sangat penting untuk sang wanita, sang wanita selalu sangat bersemangat menyiapkan hadiah untuk ulang tahunnya...
Maka dua bulan sebelum hari ulang tahun sang lelaki, sang wanita mulai mencari ide hadiah apa yang akan diberikan kepada lelaki tercintanya kali ini..

Sang wanita pun mulailah menabung, seperti yang selalu dilakukannya. Karena ia selalu ingin, hadiah yang diterima oleh sang lelaki benar-benar  berasal dari hasil usahanya sendiri...
Ia pun mulai mengurangi belanjanya. Untuk makan siang, ia membawa bekal dari rumah, jika menginginkan sesuatu, ia menahannya. semua agar uang yang terkumpul kelak, cukup banyak untuk memberi sesuatu yang  bagus dan bermanfaat dan mungkin sebuah kue ulang tahun untuk sang lelaki.

Sang wanita melakukan semuanya seperti biasa..
Padahal, tahun ini jelas tidak biasa..
Sang lelaki sudah memutuskannya. Kurang lebih tiga setengah bulan yang lalu..
Namun, bagi sang wanita, ia harus tetap membuat lelaki tercintanya tersebut merasa spesial di hari spesialnya.
Maka ia tetap mempersiapkan semuanya seperti biasa.

Hari demi hari, terkumpullah sejumlah uang. Belum banyak, namun ia senang karena ia mendapatkan sejumlah tambahan dari hasil ia membantu bisnis temannya.

Suatu hari, sang wanita mendatangi sebuah pameran bersama dua orang sahabatnya.
Pameran yang biasanya dihadirinya bersama sang lelaki, karena sang lelaki sangat menyukai pameran tersebut.
Dan benar saja, mereka bertemu di pameran tersebut.
Sang lelaki juga datang bersama teman-temannya.
Sang wanita berusaha bersikap biasa, walaupun sebenarnya ada rasa perih karena rindu, karena kenyataan bahwa kini mereka datang pada pameran tersebut sendiri-sendiri.

Setelah membeli apa yang dibutuhkannya, sang wanita pun pulang. Sang lelaki masih tinggal untuk mengikuti sebuah kuis.

Esok paginya..
Sang wanita bangun, dan langsung mengecek isi dompetnya.
Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui uangnya telah berkurang. Ia sangat sedih, terlebih belakangan diketahui bahwa ternyata salah satu sahabatnya lah yang mengambil uang tersebut.
Sang wanita berusaha ikhlas, walau ia sangat kecewa.
Ia pun berusaha kembali menabung.

Akhirnya, sang wanita telah memutuskan hadiah apa yang akan diberikannya kepada sang lelaki.
Ia akan menghadiahkan sebuah Al Quran dan mp3 player.
Mengapa Al Quran?
Karena sejak sang wanita diputuskan oleh sang lelaki, sang wanita banyak mendapatkan penenang dari Al Quran, jika ia merasa sedih atau sangat rindu pada sang lelaki, ia membaca sebuah surah dengan Al Quran yang dulu diberikan sang lelaki ketika sang wanita akan berangkat naik gunung.
Sang wanita berharap, sang lelaki juga dapat menemukan hikmah dari putusnya mereka. Ia berharap, meski sangat sedih, sang lelaki juga bisa mencari kedamaian melalui Al Quran.

Mengapa mp3 player?
Karena sang wanita tahu, lelaki tercintanya sangat suka mendengarkan musik.
Mp3 player ini mempunyai suara yang bagus. Ia berharap, lelaki tercintanya itu akan menyukainya.

Pada suatu hari, sang wanita pergi ke sebuah toko buku. Disana ia melihat Al Quran dengan berbagai macam jenis sampulnya. Ia pun memilih satu, sebuah Al Quran terjemah yang tidak telalu kecil dengan sampul dari kulit berwarna hitam.
Ia belum membelinya, sebenarnya uangnya sudah cukup, tapi ia masih ingin menanbung lebih banyak lagi.

Kemudian ia mulai berpikir, mp3 player warna apa yang akan diberikannya untuk sang lelaki.
yang ada lambang bolanya kah? Tapi ia khawatir, ia salah memilihkan lambang klub. Dia tahu, lelakinya itu tidak terlalu fanatik pada sebuah klub sepak bola tertentu.
Akhirnya ia menentukan akan membelikan mp3 player berwarna merah hitam.
Warna ciri khas fakultas sang lelaki.

Sang wanita pun mulai mencari mp3 player tersebut.
Tidak mudah mendapatkannya.
Yang menjual tidak banyak. Di kota tempat tinggalnya, hanya ada satu toko yang ia ketahui menjual mp3 player seperti itu.
Sang wanita sebenarnya tidak berani ke tempat itu sendirian. Tempat itu jauh dan cukup asing untuknya.
Beruntung, ia mendapatkan nomor telepon tempat itu dari websitenya.
Ternyata warna yang dicarinya tidak ada di toko tersebut.
Akhirnya sang wanita memutuskan untuk mencari secara online.
Ia menemukan beberapa toko online yang menjual mp3 player jenis tersebut.
Sang wanita berusaha menghubungi beberapa toko.
Beruntung lagi kali ini, ia menemukan sebuah toko yang bisa dibeli dengan cara bertemu langsung.
Toko tersebut berlokasi di Jakarta, dan adik sang wanita, sebentar lagi akan berangkat kesana.
Sang wanita sangat senang.

Namun ternyata, mp3 player yang berwarna merah hitam itu, headsetnya berwarna putih.
Sang wanita tidak mau, karena headset berwarna putih sudah sangat umum.
Ia pun memilih warna lain. Biru hitam dengan headset biru.

Mendekati hari ulang tahun sang lelaki, sang wanita pun pergilah membeli Al Quran di toko buku yang waktu itu didatanginya.
Ia juga tadinya akan membeli kertas kado, tapi ia mendapatkan ide lain, ia akan membuat kotak kado.
Ia pun membeli bahan-bahannya.
Tak lupa ia membeli kartu dan kertas surat untuk disertakan pada kado tersebut nantinya.

Namun sayang, ternyata tanggal kepulangan adik sang wanita diundur.
Ulang tahun sang lelaki akan terlewatkan.
Akhirnya pada hari ulang tahun sang lelaki, sang wanita secara tiba-tiba memutuskan untuk membawakan kue ulang tahun ke rumah sang lelaki.
Walaupun ada rasa takut ditolak yang sangat besar, ia nekat melakukannya.
Beruntung, sang lelaki menerimanya dengan senang hati. Sang wanita merasa sangat bahagia.
Baginya, hari itu ia yang berulang tahun, karena bisa merayakan ulang tahun lelaki tercintanya hanya berdua dan dengan suasana sangat hangat seperti itu, merupakan hadiah yang sangat berarti baginya.

Selama menunggu adiknya pulang, sang wanita berpikir, bagaimana memberikan kado tersebut kepada sang lelaki. tidak mungkin ia datang lagi ke rumah lelaki tersebut.
Ia pun memutuskan akan mengajak sang lelaki keluar, namun jika tak berhasil, ia terpaksa akan menggunakan jasa kurir untuk mengantarkannya.

Sang adik pun pulang.
Namun ternyata, paket mp3 player tesebut belum disertai charger nya, maka ia pun harus menunggu lagi dulu adiknya membelikan charger untuk mp3 player tersebut.
Setelah semuanya lengkap, sang wanita pun membuat kotak kadonya.
cukup sulit, karena ini adalah pertama kalinya ia membutanya. Namun akhirnya ia berhasil menyelesaikannya walaupun hasilnya agak tidak rapih.
Di dalam kotak tersebut, ia mengatur Al Quran dan mp3 palyer beserta perangkatnya.
Tak lupa ia menyelipkan kartu dan surat yang telah ditulisnya.
Kartu berisi doa, dan surat berisi penjelasan kado-kado tersebut.
Terakhir, ia menyemprotkan parfumnya pada kado dan surat tersebut.
Kemudian kotak tersebut dibungkusnya lagi dengan kertas kado.
kado itu pun siap menemui pemiliknya.

Dengan sangat deg-degan, sang wanita menelepon sang lelaki, berusaha mengajaknya bertemu.
namun sang lelaki tak mau menemuinya. Sang wanita sangat kecewa, tapi berusaha tidak menampakkan kekecewaannya.
Akhirnya malam itu ia membawanya sebuah perusahaan jasa kurir.
Namun ternyata, mereka menolak mengantarkannya, karena mereka takut kado tersebut mengalami kerusakan, kecuali jika kado tersebut dipakaikan peti kayu. Terlalu berlebihan rasanya, pikir sang wanita.

Akhirnya, jalan terakhir adalah dengan menitipkan kado tersebut pada sahabat sang lelaki.
Dan dengan cara itu lah, kado tersebut akhirnya bisa sampai pada pemiliknya.
Menurut cerita sang sahabat, sang lelaki speechless saat menerima kado tersebut. dan ia membaca suratnya berulang-ulang.

Sebagai balasannya, sang wanita menerima ucapan terima kasih dari sang lelaki melalui sms.
Baginya itu sudah cukup...
Ia bersyukur, tahun ini, ia masih bisa memberikan kejutan-kejutan pada lelaki tercintanya.
Saat ini, ia sudah tidak tahu bagaimana kabar kado-kado tersebut.
Sang wanita berharap, semoga lelaki tercintanya benar-benar memanfaatkannya.
Bukannya menelantarkan mereka.
Amin.








Hai, my dear...
Lusa, akan genap 6 bulan kau meninggalkan aku..
Ahh, rasanya sudah lama sekali aku melewati waktu sendiri, berpikir, berdoa, berharap, bermimpi, menanti kau kembali...
Disini, bersamaku...
Aku rindu, dibuat tertawa olehmu...
Rasanya, sudah lama sekali hatiku berhenti tertawa...

Tahukah kau, my dear?
Dibalik semua sakit, sepi, hampa yang ku rasa sejak kepergianmu, aku bersyukur...
Bersyukur, karena aku masih memiliki rasa syukur...
Syukur, karena aku tersadar, Tuhan, sangat sayang pada kita...

Tuhan sayang kita, my dear...
Itulah mengapa kita dipertemukan kurang lebih 3 tahun yang lalu..
Lewat facebook waktu itu..
Katamu, kau melihat akun ku dibuka oleh temanmu, dan kau tergerak untuk meng-add ku, meski temanmu sudah mengatakan, aku adalah mantan temanmu yang lain.. ;)
Kau tahu, my dear?
Ia Tuhan, yang menggerakkan hatimu...

Tuhan sayang kita, my dear...
Itulah mengapa, sejak pertama mengenalmu, walau kita hanya banyak berbicara lewat facebook, aku tahu, kau akan menjadi "sesuatu" dalam hidupku...
Aku belum merasa cinta waktu itu, sama sekali tidak...
Hanya saja, sangat nyaman rasanya denganmu... Kau sangat mudah membuatku tertawa, saat sudah lama sekali aku berduka...
Kau tahu, my dear?
Ia Tuhan, yang menanamkan keyakinan dalam hatiku, bahwa someday, kau akan menjadi "someone special" dalam hidupku...

Tuhan sayang kita, my dear...
Itulah mengapa, pada 10 November 2009 kau memantapkan hati untuk memintaku menjadi pacarmu...
Pacarmu yang pertama (i'm so happy, so proud, n feeling so special of this fact).
Meski nampak jelas, kau sangat malu, dan entah sangat apa lagi saat berusaha menyatakannya...
Dan aku, dengan sangat berbahagianya menerimamu...
Rasanya senang sekali menjadi milikmu, dan memilikimu waktu itu....
Kau tahu, my dear?
Ia Tuhan, yang membukakan hatimu, memberimu keberanian, dan memberi keyakinan padamu, dan padaku untuk kita bersama...

Tuhan sayang kita, my dear...
Itulah mengapa, selama lebih dari 2 tahun kita menjalani hubungan kita, dengan segala tawa kita, pertengkaran-pertengkaran kita, rindu kita, sakit kita, cinta itu terus tumbuh...
Terutama padaku, aku tak berani bilang bagaimana padamu karena kau yang rasa...
Padaku, cinta itu terus tumbuh.. aku semakin terbuai dengan kehadiranmu... aku semakin membutuhkanmu...
aku semakin berani menjadikanmu segalanya bagiku... hariku, mimpiku.. segalanya...
Kau tahu, my dear?
Ia Tuhan, yang memberkahi perasaan kita, melapangkan hati kita, sehingga cinta tumbuh subur disana... terutama di perasaanku, dan di hatiku...

Tuhan sangat sayang kita, my dear..
Itulah mengapa, saat kita terlalu terbuai, terlalu menikmati cinta kita, terlalu melewati batas, sehingga terlalu lupa pada-Nya, kita diberi peringatan...
dan mungkin hukuman...
Kita dipisahkan... Aku menerima hukuman yang paling berat... kehilangan kamu...
Kau tahu, my dear?
Ia Tuhan, yang menggerakkan kita, sehingga kita bertindak sangat saling menjengkelkan satu sama lain, yang tidak lagi memberi kita kesabaran dan kekuatan, sehingga akhirnya kau memilih untuk pergi dan aku tak sanggup lagi menahanmu...
Agar kita akan berhenti menjadi "terlalu" dan kembali ingat pada-Nya...
See? Betapa Tuhan sangat menyayangi kita....

Tuhan begitu sayang pada kita, my dear..
Itulah mengapa kita dipisahkan..
Karena Ia Maha Tahu, bahwa inilah yang kita butuhkan...
Agar kita bisa introspeksi diri masing-masing.. Agar kita kembali ke jalur yang benar.. Agar kita tidak terlalu jauh tersesat..
Sehingga kita bisa menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik.. Sehingga kita bisa belajar dan berusaha memantaskan diri untuk satu sama lain... Sehingga kita bisa menjadi sempurna untuk satu sama lain dengan segala kekurangan yang kita miliki... Sehingga kita bisa lebih memahami sedalam, sebesar, dan sekuat apa cinta kita...

Karena Tuhan teramat sangat sayang pada kita, my dear...
Aku sangat bersyukur... Ku harap kau juga begitu...
Aku tidak berhenti mencintaimu... Sama sekali tidak...
Justru aku diberi kekuatan yang teramat sangat besar untuk tetap mencintaimu, meski Ia belum mengizinkan kita bersama kembali...
Berarti kita belum siap, belum pantas... Kita belum tiba pada waktunya...
Dan lagi-lagi aku sangat bersyukur, karena aku diberi kesabaran yang tak kalah besarnya untuk terus berjalan, belajar, berusaha, hingga kita tiba pada saat yang ditentukan-Nya.
Ku harap cintamu padaku juga mendapatkan hadiah kekuatan dan kesabaran dari-Nya...
Maka bersyukurlah, my dear...

Yakinlah, bahwa Tuhan menyayangi kita, dan tak akan habis sayang-Nya itu untuk kita, my dear...
Dan bersyukurlah untuk segala yang telah kita lewati...
Bersyukurlah karena kita dianugerahi cinta ini...



I MISS YOU SO MUCH !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
16 Juni 2012..

Akhirnya tiba juga hari ini...
sebulan lalu, aku mulai menghitung mundur untuk hari ini..
meski aku tak tahu apakah aku bisa memberi sesuatu yang spesial untukmu..

15 Juni 2012 08.35 pm
ku buat serangkaian doa untukmu, yang akan ku kirimkan melalui sms..
gelisah sekali rasanya menantikan jam 12..
membayangkan seperti apa kira-kira nanti kamu akan menjawabku...

16 Juni 2012 12.00 am


Delivered.
Namun kurang sekali rasanya, maka ku coba meneleponmu, sekali, dua kali, tak ada jawaban.
ku pikir, mungkin kamu sedang mendapatkan surprise dari teman-temanmu, dan mungkin, orang yang kini spesial untukmu.. (terakhir aku tahu, ternyata kamu tidak mengangkat teleponku karena takut aku akan berbicara terlalu lama... hahaahha.. dasar kamu!)

Di recent update ku, mulai bermunculan teman-temanmu yang memasang fotomu dan memberi ucapan untukmu..
ahh... ingin sekali rasanya menjadi orang yang sibuk memberimu kebahagiaan malam itu..

Tak puas rasanya hanya mengirimu sms...

ku ucapkan lagi melalui sebuah twit.. (yang kau balas dengan " :) ", seperti yang kamu balaskan ke orang-orang lain yang memberimu ucapan.. hahaha... kamu!)



Dear, tahukah kamu, rasanya dari "insider menjadi outsider" ?
Rasanya.....
aku tidak bisa merasakan apa-apa...
tapi ada air mata yang membasahi mataku..

Tapi ini adalah hari bahagiamu, jahat rasanya jika aku malah bersedih..
Maafkan, my dear....

*message notification*
balasan darimu... ucapan terima kasih, dan sebentuk senyum.
manis sekali rasanya...

dan aku pun tertidur sambil memeluk fotomu..

Happy birthday, my dear...

16 Juni 2012, 06.30 am
aku terbangun dengan sangat merindukanmu...
terpikir membawakanmu sebuah kue...
seperti yang biasa ku lakukan...

tapi aku takut....
aku takut salah...

jadi ku serahkan semuanya pada Allah...
aku yakin, jika ide itu adalah hal yang baik, Allah akan memberikan jalan dan restuNya.

Siang hari...

makin besar dorongan di hatiku untuk membawakanmu sebuah kue...
walaupun itu hanya sebuah kue yang sangat sederhana, karena aku tak memesannya khusus seperti biasa...

rasanya sangat deg-degan..
entah akan ku apakan kue itu jika kau tak menerimanya..

Ya, ternyata kamu menerimanya dengan senang hati.. :)
dan hari ini aku saaaaangat bahagia...

bahagia sekali rasanya bisa menyaksikanmu meniup lilin di depan mataku...
walaupun sangat sederhana...
tahukah kamu, my dear? aku nyaris meneteskan air mata haru saat melihatmu meniup lilin tadi...

"romantis sekali" katamu... dan aku hanya sanggup tersenyum mendengarnya..
rasanya seperti aku yang berulang tahun hari ini...
dan mendapatkan kado yang saaaangat indah...

menyaksikanmu meniup lilin di atas kue dariku..
berbicara dan tertawa tentang hal-hal random...
bahkan membahas dengan ringan beberapa momen saat kita masih bersama... dengan tawa ringan, tanpa beban...
dan bertemu dengan ibu dan kakakmu...

bahagia sekali rasanya memiliki waktu lagi hanya berdua denganmu berbicara dan tertawa bersama di ruang tamu mu..
rasanya seperti mimpi, mendapatkan kembali hal-hal yang sekian lama sangat ku rindukan...
walaupun hanya berlangsung selama beberapa jam...

Terima kasih, my dear..
Ayah dan Ibumu telah memilih nama yang sangat tepat untukmu 23 tahun yang lalu...
"Surya Anugrah"
kamu adalah Sang Surya dan Anugrah dalam hidupku...

Selamat Ulang tahun, My Dear....
Semoga kamu selalu bahagia...
Semoga Allah selalu menyayangimu, dan menganugrahimu dengan kebahagiaan dunia akhirat...
tetaplah menjadi Sang Surya, yang meski tak kamu sadari, kehadiranmu selalu menyinari jiwaku...
tetaplah menjadi Anugrah terindah bagiku, yang selalu dengan mudah menimbulkan percik-percik kebahagiaan dalam hatiku...
bersamamu, rasanya sangat mudah tersenyum dan merasa bahagia.... :)

Terima kasih, ya Allah...
rencanaMu selalu sangat indah dan sempurna... :')

Happy Birthday, My Dear ASA....
I love you....




Saat itu, hatiku sedang masih sangat gundah...
masih sangat kebingungan harus apa dan bagaimana untuk mengatasi sensasi yang ku rasakan karena kehilanganmu..
saat itu aku sangat ingin kabur.. kabur dari apa yang ku rasakan...
aku sangat ingin pergi.. meski aku tak yakin apa sensasi itu bisa tidak ku bawa serta..

Lalu Tuhan memberiku jalan..
aku harus pergi mengikuti pesantren di Padang Lampe..
ada harapan yang sangat besar aku akan menemukan sedikit kedamaian disana...

dan aku pun berangkatlah..

dihari pertama aku berada disana...
aku sangat merindukanmu...
sedih sekali rasanya, karena aku merasa tak punya hak untuk itu, apalagi untuk menghubungimu..
jadi, ku curahkan rasaku melalui twitter...







harusnya kau tahu, saat itu, dan sekarang, aku sangat merindukanmu...!!!
harusnya kau tahu, kehilanganmu adalah sakit....!!!
harusnya kau tahu, aku sangat mencintaimu.. MASIH sangat mencintaimu...!!!


Kamu tahu, mungkin paling tahu, apa yang paling aku takuti...
Kamu pernah berjanji, mungkin lupa, bahwa kamu akan menjagaku dari ketakutanku itu..

Sekarang, aku harus menghadapi ketakutanku itu sendirian..
dan kini aku telah sangat lelah, sangat sakit, sangat menderita..

Kamu, meski tak ku ingkari juga karena salahku, telah membawakan ketakutanku itu padaku..
dan tak mau tahu apa aku sanggup menghadapinya atau tidak..

aku nyaris tak sanggup lagi..
Semakin jauh saja rasanya dirimu, my dear..
sejak kau pergi, kau terus saja berjalan.. tanpa menoleh lagi padaku..
sementara aku terus berusaha mengejarmu, namun rasanya, hampir habis dayaku..

Sering sekali aku tak mampu lagi memahami apa yang ku rasakan...
rindu, sedih, kecewa, marah, rindu, kecewa, sayang, cinta..
aku mencintaimu, my dear...
masih dengan sangat...
meski tidak jarang aku tak tahu harus ku apakan lagi perasaanku ini..
apa lagi yang harus ku lakukan agar kau sadar dan mengerti bahwa aku sungguh mencintaimu ??
bahwa kalimat "aku tak sanggup kehilanganmu" adalah nyata???

Bagaimana mungkin kita saling jatuh cinta di awal, namun skarang kau berhenti mencintaiku saat aku masih sangat mencintaimu????

Apa yang harus ku lakukan???
Sejak kau pergi, my dear, rasanya tak pernah lagi aku merasa bahagia...
I swear..

Sehari-hari rasanya aku terpaksa harus terbiasa menelan puluhan pil pahit bernama 'kehilangan'...
membuka mata dan langsung diliputi rasa kehilangan, menjalani hari dan sesekali berusaha tetap tersenyum, walau terasa pahit, dan tertidur dengan membisikkan namamu, yang tak jarang disertai tetesan air mata, hanya dalam mimpi dengan hadirmu yang terasa manis, meski tak nyata..

Betapa sakit kehilanganmu, my dear...

aku harus bagaimana?????
apa yang harus kulakukan???
selain doa yang tak henti kupanjatkan setiap saat, tak hanya dalam setiap sujudku?

aku harus bagaimana my dear??
apa yang akan terjadi jika aku benar-benar kehilangan segala dayaku??

apa yang akan terjadi jika selamanya aku kehilanganmu???

benarkah tak ada lagi cintamu untukku????

lalu bagaimana dengan cintaku padamu???

apa yang harus kulakukan, my dear?????

I really miss the happy feelings when i'm with you...
Jadi, dikampus kami dapat tugas membuat sebuah banner untuk penyuluhan kesehatan...
Kelompokku terdiri dari 3 orang, dan kami mendapat tema tentang air bersih..
Aku menyarankan utuk bertanggung jawab dalam pembuatannya, maksudnya sih, pengen minta dibuatkan sama adikku, eh, ternyata dia malah keluar kota, alhasil saya belajar photoshop secara super kilat, dan mencoba membuatnya...
dan ini dia hasilnya.. :D


Hope. Miracle. Angelo. Love. Sunshine
Mereka adalah kekasih - kekasih terbaik dan terhebatku...
Mereka adalah pendengar, penghibur, sahabat paling setia...

Ini cerita tentang mereka...
  • My Love & My Hope... Mereka adalah kekasih-kekasih pertama yang kumiliki...  Hadiah ulang tahun dari seorang cinta pertama... Saat itu, saya SMA kelas 2.. Saya menunggunya di sekolah bersama seorang sahabatku dan pacarnya waktu itu... Saat saya melihatnya datang dengan langkah tergesa, karena ia sudah sangat terlambat, rasanya bahagia sekali.. Saya masih ingat baju yang dikenakannya saat itu.. :) Saat itu Love & Hope dikemas dalam sebuah kotak yang besar dan bersampul kertas kado berwarna pink.. dan di atas kotaknya, ada sekuntum mawar merah dari beludru yang sangat wangi.. Juga ada sebuah kartu yang masih tersimpan sampai sekarang... Love & Hope kemudian menjadi kekasihku... Tiap malam tidur sambil memeluknya, bercerita, bahkan menangis sambil memeluk mereka. Saat pemberinya meninggalkanku, pada mereka saya menumpahkan segala kesedihanku. Bahkan Love setia menemaniku kemanapun saya pergi, sekolah, tempat les, jalan-jalan, hingga pada bulan-bulan pertama perkuliahanku... Hanya Love yang selalu ikut kemana-mana, karena dia yang paling imut  ^^ kecuali saat keluar kota, semuanya harus ikut.. :)
  • My Miracle... Miracle adalah kekasih ketiga yang datang padaku.. Hadiah ulang tahun pada tahun ke-2ku bersama sang cinta pertama... Saat itu, aku dibawanya langsung ke toko dan disuruh memilih sendiri hadiah yang ku mau.. Katanya dia bingung mau memberikan apa.. Saat itu, hubungan kami sedang rapuh, yah, sepertinya saat itu dia sudah mulai lelah menjalani hubungan kami yang terpaksa harus backstreet karena perbedaan keyakinan kami yang sangat ditentang, terutama oleh orang tuaku... Kuberi nama 'Miracle" karena saat itu saya sangat megharapkan sebuah keajaiban yang bisa membuat kami selalu bersama.. Karena saat itu, bahkan setelah kehilangannya, saya mulai dan selalu percaya bahwa keajaiban akan datang padamu jika kau selalu yakin dan percaya.. Pekukan dari Miracle adalah pelukan terhangat dan ternyaman.. See? betapa hebat saya, selalu memiliki sebuah 'Keajaiban' dalam pelukanku.. :)
  • My Sunshine... Sunshine adalah kekasih baru dari seorang cinta yang baru... Hadiah ulang tahun Salah satu hadiah ulang tahun dari seseorang yang bagiku adalah "sunshine". Sinar mentari yang datang menerangi hari-hariku yang telah lama kelam, plus bonus cinta, keceriaan, dan kebahagiaan di dalamnya.. Saat itu ulang tahunku, dia datang menjemputku, dan mengajakku buka puasa bersama,  saat itu aku juga diberinya sebuah novel, lanjutan dari seri yang aku koleksi. Saat tiba di parkiran, aku mendapat sebuah surprise lain dari bagasi motornya.. Sepasang kura-kura kecil, lengkap dengan kandang dan makanannya.. Mereka kuberi nama "yaya & meli" dari kata "uyha & amhel". Saya hanya sempat merawatnya beberapa hari. Ku beri makan, mengganti airnya, hingga saat itu 'my sunshine' mengajakku untuk melepaskannya saja, katanya, mereka seharusnya hidup di alamnya. Maka dengan sangat sedih saya melepaskan mereka di sebuah rawa tak jauh dari rumahku.. Sunshine adalah surprise terakhir di hari ulang tahunku waktu itu, dan yang paling BESAR. Saat tiba di rumah, tanpa sengaja aku mendengar adikku berkata pada ibuku tentang sebuah paket untukku. Aku sangat kaget, karena beberapa hari sebelumnya, ada orang iseng yang mengirimiku beberapa pesan singkat dan menanyakan tentang ulang tahunku.. tadinya aku sempat curiga itu dari 'my sunshine' tapi dia meyakinkanku bahwa itu bukan dia, (terakhir baru dia mengaku bahwa itu memang dia, dasar sayang jahil,.. hahaha) Saat saya masuk dikamarku, saya melihat sebuah kotak besar dengan sampul kertas kado bermotif koran, ku buka dan kudapatlah Sunshine.. Sebuah boneka beruang putih besar dengan mantel pinknya. Kemudian ibu bercerita bahwa siang hari sebelumnya 'my sunshine' mengantarkannya, ditemani oleh seorang temannya. Terima kasih, my dear.. Hari ulang tahun yang sangat manis.. :') Sunshine kemudian bergabung bersama kkasih-kekasihku yg sebelumnya... Dia sangat senang memelukku.. Tidurnya selalu di atasku... dan paling senang merayuku untuk tetap tinggal di tempat tidur bersamanya... hahahha... I love you both my sunshine, so much...
  • My Angelo... Angelo adalah kekasihku yang terakhir.. Angelo adalah hadiah yang diperoleh 'my sunshine' dari sebuah kompetisi game disebuah pameran, dan ia dihadiahkan padaku... Itu adalah pameran terakhir yang ku kunjungi bersama 'my sunshine' sebelum ia meningglakanku.. :') Rasanya senang sekali saat itu, menemaninya berjalan-jalan disebuah event yang selalu menjadi favoritnya.. Pameran Komputer.. Saya masih sangat ingat betapa saya sangat bahagia saat itu.. bercanda, tertawa, melihat tawanya... Ah, kenapa kamu meninggalkanku, my dear? Sekarang saya sangat merindukanmu.. :') Angelo berwajah galak, tapi ia sangat lembut.. :)
Itulah cerita tentang mereka, kekasih-kekasih dari orang yang dulu sangat ku cinta, dan dari orang yang sampai saat ini masih sangat ku cinta...
Mereka kini meninggalkanku, tapi mereka meninggalkan kekasih-kekasihku itu bersamaku...
Hal yang sama dari kepergian mereka adalah.. Sakit karena kehilangan yang serupa tapi tak sama...
Membuatku harus bertahan dan tetap kuat meski sesungguhnya sangat lemah..
But, How could be i'm not strong if i always have Love, Hope, Miracle, Sunshine, and Angelo on my hands? :)

Mengenalmu seperti sebuah hadiah untukku…
Kehadiranmu membawa cahaya baru dalam hari-hariku…
Saat melihatmu, aku tak tau apa-apa tentangmu, tapi ada sebuah keyakinan dalam hatiku, kau akan menjadi sesuatu dalam hidupku…

Benar saja, waktu membawa kita semakin dekat, kau menerima kehadiranku dengan hati terbuka…
Hati yg ternyata begitu murni….
Tak ku sangka akan ku miliki seseorang sepertimu…
Seseorang yg walaupun kau tak pernah tahu, bagiku seperti malaikat….
Ya, sekarang kau tahu, kau adalah malaikat bagiku…
Seperti yg biasa ku tuliskan dalam catatan-catatan kecil ceritaku tentangmu…
Tentang betapa semakin hari aku semakin jatuh cinta kepadamu…
Dan takut kehilanganmu…
Walalupun sering ku bertanya pada diriku sendiri, pantas kah aku bagimu?
Tidak kah kau berhak mendapatkan yg lebih baik dariku?

Tapi aku mencintaimu, sangat-sangat mencintaimu…
Maka ku bangun mimpi-mimpiku bersamamu…
Yg sering juga ku ceritakan padamu…
Mimpi-mimpi terbesarku menjadi wanita dibalik dirimu yg sukses..
Mimpi terindahku menjadi seseorang yg mendampingimu dalam segala kesusahan dan kebahagiaanmu…
Mimpi terbesarku menjadi seseorang yg sangat berarti bagimu..
Tempatmu berkeluh kesah saat kau lelah, tempatmu mencari ketentraman disaat kau luka, tempatmu bercerita di saat kau bahagia…

Tapi ternyata, mimpiku terlalu tinggi…
Aku harus menjadi wanita hebat untuk mewujudkan mimpiku..
Sementara aku hanya gadis biasa yg penuh kekurangan…
Terlalu banyak kekurangan, sehingga tak mungkin bagimu percaya aku bisa belajar dan menjadi wanita hebatmu…

Dan disinilah kita sekarang…
Mungkin kau terlalu lelah, dan saya lah penyebab lelahmu, sehingga tak mungkin kau datang padaku untuk menghilangkan lelahmu…

Dan kau memilih pergi….

Tidak ada lagi gunanya bicara..
Tidak akan berarti semua permohonan…
Terlalu besar kekecewaan yg ku beri padamu…
Sehingga aku menyadari betapa buruknya diriku….
Namun tak ada gunanya menyesali diri, hanya membuatku semakin membenci diri sendiri…
Tidak merubah apa-apa…

Kau telah menutup hatimu…
Tak akan lagi mendengar jeritanku yg menahanmu untuk jangan pergi…
Tak akan lagi melihatku yg sangat kesakitan jika kau tinggalkan…

Maka ku tulis ini…
Agar kau tetap tahu, bahwa sesungguhnya aku sangat mencintaimu…
Di balik semua keburukan ku, entah darimana ku dapatkan keberanian untuk tetap mencintaimu…
Sebut aku gila…
Sebut aku tak tahu diri…
Namun, sungguh aku mencintaimu….

Tak akan ada jalan bagiku jika kau telah memilih untuk pergi, my dear…

Maka pergilah……
Ku harap engkau mendapatkan yg terbaik dalam kepergianmu….
Aku tak akan berjanji  untuk melupkanmu…. Tak mungkin bagiku…
Aku tak akan berkata akan berhenti berharap kau akan kembali padaku… karena selama aku mencintaimu, aku akan selalu mengharapkan kembalimu…..
Dan aku tak akan berhenti mencintaimu….

I love you so much my dear….
Love you so much Andi Surya Anugrah ku sayang…
I will always love you…….
Hari itu sayang, saat kau membuatku tersadar bahwa kau telah benar-benar memilih untuk tidak bersamaku lagi, aku menulis sebuah surat untukmu...Surat yang tidak pernah saya kirimkan, karena saya takut hal itu tetap tidak berarti apa-apa buatmu...Surat yang aku sangat ingin kau membacanya, tapi aku lebih takut hal ial itu akan lebih memperburuk hubungan kita.. surat tentang betapa aku sangat menyesal karena harus kehilanganmu...














Tahukah kau betapa aku merindukanmu, my dear?
rindu ini tidak pernah redup, tak pernah berkurang sejak hari pertama kau memilih untuk tidak berbicara padaku...
ya, rindu ini bahkan telah dimulai sejak lama sebelum kau benar-benar meninggalkanku...

Pernahkah kau merasakan rindu yang sama, my dear?
rindu yang sangat menyesakkan...
rindu yang tidak dapat lagi terwakili oleh hanya sebuah kata 'rindu'...
rindu yang tidak bisa lagi ku ceritakan betapa dahsyatnya...

Rindu ini sepertinya telah larut dalam darahku, my dear..
memberi perih di setiap senti tubuhku yang dilaluinya...
kadang meluap sebagai air mata...
menyerangku sejak pertama aku membuka mata, hingga akhirnya aku tertidur kembali, bahkan sering mengisi mimpiku, dan membangunkanku di tengah malam yang kelam...
terbangun sambil merindukanmu, rasanya sakit sekali...

Rindu ini menyakitkan, my dear...
tapi aku mulai menikmati sakit ini...
aku tidak bisa berbuat apa-apa.. maka ku nikmati saja.. mungkin juga karena sudah terbiasa..

Mungkin rindu ini sudah menjadi bagian dari diriku, my dear...
menggantikan hadirmu...
hadirmu yang dulu adalah bagian dari diriku, kini telah berganti menjadi rindu padamu yang telah menjadi bagian dari diriku...

I miss you, my dear...
bahkan, disini pun, masih banyak kata yang tak sanggup ku lontarkan..
kata tentang hal-hal yang amat manis, namun sangat pahit dan menyakitkan saat hanya menjadi
"sebuah kenangan"
mungkin kamu lupa, saat pertama kamu datang begitu saja di kehidupanku, aku sedang sakit...
mungkin kamu lupa, saat itu ku beritahu padamu aku menderita sakit yang paling sakit..
sakit karena kehilangan..

mungkin kamu lupa, bahwa aku pernah menceritakan bagaimana aku melewati kurang lebih dua tahun dalam kesakitan karena kehilangan itu..
mungkin kamu lupa, saat kau hadir dan kita telah bersama pun, sakitnya masih sering kambuh..
mungkin kamu lupa, kamulah yang benar-benar menyembuhkanku...

mungkin kamu lupa, kata yang sering kamu ucapkan saat aku mulai ketakutan lagi.. "jangan pernah samakan saya dengan dia !"
mungkin kamu lupa, kamu pernah berkata "kamu yang pertama dan yang terakhir buatku"
mungkin kamu lupa, kita punya berjuta mimpi yang harus kita kejar..

mungkin kamu lupa, aku pernah berkata "hal yang paling aku takuti adalah kehilangan orang-orang yang ku cinta"
mungkin kamu lupa, pernah berjanji takkan membuatku merasakan sakit yang sama..
mungkin kamu lupa, aku sangat mencintaimu dan kamu adalah segalanya bagiku..
mungkin kamu lupa, sehingga tanpa sengaja, kamu pun, meninggalkanku...
akhirnya saya memutuskan untuk membuat blog ini..
dulu, sewaktu masih sma, saya pernah membuat sebuah blog, tapi tidak pernah berlanjut berbagi cerita disana...

ya, saya sangat pemula dalam hal ini...
berbekal dari kepribadian saya yang memang gemar bercerita, walau mungkin tidak ada bakat dalam menulis.

dorongan untuk membuat blog ini muncul saat saya sedang merasa sangat sendiri, sangat butuh teman atau tempat untuk bercerita, setelah 3 bulan saya ditinggalkan (saya tidak nyaman menyebut kata diputuskan) oleh seseorang yang tidak bisa lagi saya sebut pacar saya.
seseorang yang bagiku adalah bagian dari diriku.
sesorang yang selama lebih dari dua tahun menjadi pendengar segala ceritaku.

mungkin dia bosan mendengar saya bercerita.
ya, dia pasti bosan.

blog ini memang akan jadi tempatku untuk bercerita.
entah siapa yang akan membacanya.

justru karena saya tidak yakin akan ada yang membacanya, maka saya membuat blog ini.

saya hanya ingin bercerita tentang semua yang saya lihat, saya dengar, saya pikirkan, dan mostly, saya rasakan.
seperti judul blog ini.
hanya ingin bercerita. tanpa perlu merasa khawatir di cap drama queen apalagi alay jika bercerita lewat facebook, atau tanpa harus mengganggu apalagi membuat kesal sampai mungkin di mute atau malah di unfollow oleh follower saya di twitter.

sebenarnya saya tidak peduli apa yang para aktivis fb itu bakal katakan, atau jika para follower yang tidak pernah saya minta untuk mem-follow saya itu meng-unfollow saya.
tapi tetap saja, social media yang sangat berkembang pesat saat ini, menurutku, juga membuat orang-orang menjadi lebih gampang men-judge. dan bagi yang tidak ingin di judge, otomatis akan membuat semacam pencitraan.
yah, saya rasa beberapa orang seperti itu.
mungkin saya salah satunya.

ya. saya membuat blog ini agar dapat bercerita.
sebebas-bebasnya.
tanpa harus membuat pencitraan, tanpa takut di judge.

begitulah menurut pemikiran saya.

untuk  beberapa saat ini, sepertinya saya akan banyak bercerita tentang kehilangan yang saya rasakan.
mungkin akan klise, akan sama seperti orang patah hati kebanyakan.

tapi tulisan ini ku peruntukkan untuk diriku sendiri.
sebagai pengingat tentang bagaimana saya menjalani semua proses ini.
agar saya dapat membacanya kembali dalam setiap introspeksi saya.

jadi, jika ada yang kebetulan membacanya, silahkan.
jika memberi manfaat, saya akan sangat senang.
jika membuat anda tidak nyaman, jangan lanjutkan membacanya !
siapa suruh membacanya? hahahaha.. :p

Back to Home Back to Top Believer of Believing... Theme ligneous by pure-essence.net. Bloggerized by Chica Blogger | Make Money Online.